JAKARTA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto disebut memberikan dampak positif bagi siswa di Indonesia. Selain meningkatkan kesehatan, program ini juga dinilai mampu mendorong semangat belajar dan pemahaman gizi anak-anak.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat, tingkat kehadiran siswa di sekolah meningkat sejak program ini berjalan selama lebih dari satu tahun.
Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menyebut siswa kini lebih jarang sakit dan lebih antusias mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Baca Juga: Tingkatkan Derajat Kesehatan, Lapas Labuhan Ruku Gandeng Dinkes Batu Bara Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis HBP ke-62 "Jarang sekali anak yang sakit. Lebih semangat masuk sekolah," ujar Gogot dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).
Hasil studi bersama Universitas Indonesia menunjukkan, program MBG juga menumbuhkan rasa kebersamaan di kalangan siswa. Aktivitas makan bersama di sekolah menjadi salah satu faktor yang meningkatkan motivasi mereka untuk hadir dan belajar.
Selain itu, MBG dinilai menjadi program yang paling dinantikan, terutama oleh siswa dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Dari sisi edukasi, program ini turut meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya gizi seimbang. Melalui pembelajaran yang terintegrasi, siswa mulai memahami kandungan nutrisi dari makanan yang mereka konsumsi setiap hari.
"Anak-anak sekarang lebih paham terkait edukasi gizi," jelas Gogot.
Kemendikdasmen juga menugaskan guru untuk memberikan edukasi gizi secara langsung serta memastikan distribusi MBG berjalan dengan baik di sekolah.
Menariknya, materi gizi bahkan diintegrasikan dalam pembelajaran. Beberapa guru menggunakan menu MBG sebagai bahan ajar, termasuk dalam pelajaran matematika dengan menghitung kandungan nutrisi dalam makanan.
Program MBG pun dinilai tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik siswa, tetapi juga membentuk pola pikir baru terkait pentingnya konsumsi makanan bergizi sejak dini.*
(mt/dh)