JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) 2026 pada Sabtu (11/4) di Jakarta.
Wakil Sekretaris Jenderal PB IPSI, H.R. Bayu Syahjohan, mengatakan kehadiran Prabowo direncanakan setelah sebelumnya tidak bisa hadir dalam pembukaan pra-munas karena agenda kenegaraan yang padat.
"Insyaallah besok beliau berkenan hadir," ujar Bayu kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).
Baca Juga: Prabowo Soroti Dapur MBG Bermasalah, Pemerintah Siap Tutup yang Tak Sesuai Juknis Bayu menjelaskan, ketidakhadiran Prabowo pada pembukaan tidak memengaruhi jalannya munas. Seluruh peserta dari 38 provinsi tetap mengikuti rangkaian kegiatan sesuai agenda.
Dalam Munas kali ini, sejumlah agenda penting akan dibahas, termasuk arah organisasi ke depan serta penentuan Ketua Umum PB IPSI periode 2026–2030.
Menurut Bayu, mayoritas pengurus daerah masih menginginkan Prabowo untuk kembali memimpin organisasi tersebut. Namun, keputusan akhir akan ditentukan melalui forum musyawarah.
"Ini adalah musyawarah, bukan pemilihan. Tapi kalau tidak ada titik temu, pemilihan bisa menjadi opsi," jelasnya.
Selain itu, Prabowo juga disebut telah menyampaikan pesan agar pelaksanaan pra-munas berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi.
Diketahui, Prabowo telah memimpin Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) selama lima periode sejak 2004 hingga 2025. Ia juga menjabat sebagai Presiden Persilat sejak 2010.
Munas XVI PB IPSI ini juga menjadi momentum penting untuk menentukan arah pembinaan pencak silat nasional, termasuk dorongan agar olahraga tersebut bisa masuk dalam ajang Olimpiade.*
(an/dh)