JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kondisi stok bahan bakar minyak (BBM) nasional yang masih aman tidak boleh membuat pemerintah lengah.
Ia meminta seluruh jajaran tetap waspada di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Pemerintah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: DPR Minta Gerak Cepat! Stok Energi Harus Diamankan Saat Hormuz Dibuka Menurut Prabowo, laporan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menyebut stok BBM aman harus tetap disikapi dengan kehati-hatian.
"Pak Bahlil bilang aman, jadi tenang. Aman tidak berarti kita tenang-tenang, kita santai-santai. Kita harus tetap bekerja dan waspada," ujar Prabowo.
Prabowo mengingatkan bahwa kondisi global saat ini, termasuk konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, berpotensi mengganggu distribusi energi dunia. Oleh karena itu, pemerintah diminta tidak terlena dengan situasi yang ada.
Ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam bekerja. Menurutnya, situasi krisis justru harus dijadikan momentum untuk memperbaiki kinerja dan memperkuat solidaritas nasional.
"Krisis ini adalah peluang. Tantangan harus membuat kita bekerja lebih baik, lebih efisien, tidak boleh boros, dan tidak boleh ada kebocoran," tegasnya.
Prabowo mengajak seluruh elemen pemerintah untuk menghimpun kekuatan dan menjaga stabilitas nasional, khususnya di sektor energi yang menjadi kebutuhan vital masyarakat.*
(d/dh)