JAKARTA — DPR RI melalui Komisi XIII menggelar rapat kerja dengan Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.
Agenda utama rapat membahas optimalisasi pelaksanaan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan hak asasi manusia (P5HAM).
Wakil Ketua Komisi XIII DPR, Sugiat Santoso, mengatakan isu hak asasi manusia menjadi semakin krusial di tengah tantangan yang kian kompleks, baik di tingkat nasional maupun global.
Baca Juga: Kemnaker Genjot Sertifikasi Peserta Magang, Perusahaan Dikasih Reward "Hal ini menjadi sangat penting mengingat tantangan yang kita hadapi saat ini semakin kompleks," kata Sugiat dalam rapat tersebut.
Dalam forum itu, Komisi XIII meminta penjelasan menyeluruh dari Kementerian HAM terkait capaian kinerja, kendala, serta strategi ke depan dalam pelaksanaan program P5HAM.
DPR, kata Sugiat, berkomitmen mendukung penguatan HAM melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Sementara itu, Pigai mengungkapkan pagu awal anggaran Kementerian HAM pada 2026 sebesar Rp718 miliar, namun menyusut menjadi Rp578 miliar setelah pemblokiran anggaran. Hingga 6 April 2026, realisasi anggaran tercatat sekitar Rp125 miliar atau 21,7 persen.
Menurut Pigai, salah satu fokus utama kementeriannya adalah memperluas sosialisasi nilai dan prinsip HAM kepada masyarakat. Ia menilai upaya tersebut mulai menunjukkan hasil dengan meningkatnya kesadaran publik terhadap isu HAM.
"Sekarang, masyarakat tidak hanya bicara soal hukum, tetapi juga soal pelanggaran HAM," ujar Pigai.
Ia menambahkan, program sosialisasi HAM memerlukan dukungan anggaran yang memadai karena proses membangun kesadaran publik tidak dapat dilakukan secara instan.*
(an/dh)