JAKARTA – Sebuah gempa dengan kekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, pada Sabtu pagi (4/4/2026) pukul 08.35 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Pusat gempa terletak 121 kilometer arah tenggara Bitung, dengan koordinat 1.18 Lintang Utara dan 126.18 Bujur Timur, pada kedalaman 29 kilometer.
Baca Juga: Emas Antam Tahan di Level Rp2.857.000 per Gram, Investasi Aman di Tengah Gejolak Ekonomi Global Meskipun terasa cukup kuat di beberapa daerah, BMKG memastikan gempa ini tidak akan menyebabkan gelombang tsunami yang membahayakan.
Dampak Gempa Dirasakan di Beberapa Wilayah
BMKG mencatat, gempa ini dirasakan cukup kuat di Manado dan Bitung dengan intensitas IV MMI (Modified Mercalli Intensity), sementara Tondano merasakannya dengan intensitas III MMI.
Namun, hingga saat ini, BMKG masih mengutamakan kecepatan informasi, sehingga dampak lebih lanjut dari gempa masih dalam proses pengolahan dan bisa berubah seiring dengan kelengkapan data.
"Info Gempa Mag:5.8, 04-Apr-26 08:35:01 WIB, Lok:1.18 LU,126.18 BT (121 km Tenggara BITUNG-SULUT), Kedlmn:29 Km, dirasakan di Manado, Bitung IV MMI, Tondano III," ujar BMKG dalam keterangan resminya.
Meskipun gempa tersebut menimbulkan beberapa rasa khawatir, BMKG menegaskan bahwa tidak ada potensi tsunami yang terkait dengan kejadian ini.
Peringatan dan Imbauan BMKG
BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang.
Masyarakat di sekitar wilayah yang terdampak disarankan untuk waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan. Hingga saat ini, BMKG belum merilis laporan mengenai kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa ini.*