JAKARTA — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian besar yang diberikan pemerintah pusat terhadap masyarakat NTT, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
Ucapan terima kasih ini disampaikan setelah Melki menghadiri pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
"Saya mewakili masyarakat NTT mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah memberikan perhatian serius kepada masyarakat miskin di NTT," ujar Melki.
Baca Juga: Kementerian Keuangan Serahkan Laporan Keuangan 2025, BPK Akan Audit dengan Big Data Analytics Pertemuan tersebut membahas sejumlah program strategis di sektor perumahan dan kawasan permukiman yang akan dilaksanakan di NTT, melibatkan kepala daerah se-NTT.
Salah satu program utama yang menjadi perhatian adalah renovasi 5.000 rumah, yang tersebar di 21 kabupaten dan 1 kota di NTT. Program ini mengalami peningkatan signifikan, yakni 12 kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Melki juga menyebutkan, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan yang digagas oleh Presiden Prabowo sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah yang layak. KUR ini memberikan subsidi bunga 5 persen dengan tenor hingga 30 tahun.
Sasaran utama program ini adalah ASN golongan rendah, anggota TNI-Polri, guru, nelayan, petani, dan pelaku UMKM yang selama ini kesulitan memiliki rumah.
"Kami sangat mengapresiasi program KUR perumahan, ini memberi kesempatan bagi masyarakat NTT yang berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah yang layak," tambah Melki.
Selain itu, Kementerian PKP juga berencana melakukan penataan kawasan kumuh yang disertai dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui skema Permodalan Nasional Madani (PNM).
Langkah ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi hunian, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Sebagai tindak lanjut, Melki mengungkapkan bahwa Menteri PKP akan melakukan kunjungan kerja langsung ke NTT untuk memastikan program-program ini berjalan optimal dan tepat sasaran.
Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan pejabat terkait, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan penanganan kemiskinan di NTT.*