JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,2 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Jumat pagi, sekitar pukul 08.44 WIB.
Pusat gempa terletak di laut, 100 km arah barat laut Ternate, dengan kedalaman 13 km. Beruntung, gempa ini tidak berpotensi menyebabkan tsunami.
Menurut informasi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 1,02° LU dan 126,50° BT. Rahmat Triyono, Plt. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, mengonfirmasi bahwa guncangan gempa dirasakan di Pulau Batang Dua dan Kota Ternate dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata di dalam rumah, mirip getaran kendaraan besar yang lewat).
Baca Juga: Harga Emas Antam Anjlok Rp65.000, Kini Tembus Rp2,857 Juta per Gram Guncangan Terasa di Ternate dan Sekitarnya
Penduduk di wilayah sekitar Ternate melaporkan merasakannya dengan cukup jelas.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada laporan terkait kerusakan fisik yang ditimbulkan oleh gempa tersebut. Guncangan ini dinilai sebagai bagian dari rangkaian susulan setelah gempa besar yang terjadi pada 2 April 2026 dengan kekuatan M 7,6 di Pulau Batang Dua.
Tidak Ada Potensi Tsunami
BMKG memastikan bahwa gempa M 5,2 ini tidak berpotensi tsunami. Hasil pemodelan yang dilakukan oleh BMKG menunjukkan bahwa tidak ada ancaman gelombang tsunami pasca-gempa. Namun, masyarakat tetap diminta untuk berhati-hati terhadap potensi gempa susulan.
Perhatian terhadap Susulan Gempa
Meskipun gempa ini tidak menimbulkan ancaman tsunami, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Pihak BMKG juga terus memantau kondisi geofisik wilayah tersebut untuk memberikan informasi terbaru jika ada perkembangan lebih lanjut.*
(d/dh)