JAKARTA – Kementerian Pertahanan menyatakan tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon akan segera dipulangkan ke Indonesia pekan ini.
Saat ini, jenazah ketiganya masih berada di Rumah Sakit Saida, Lebanon, untuk menjalani proses pemulasaran.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Rico Ricardo Sirait, mengatakan proses pemulangan tengah dipersiapkan dengan mempertimbangkan kondisi penerbangan di wilayah konflik.
Baca Juga: Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dana Syariah Indonesia "Saat ini jenazah berada di Rumah Sakit Saida dan sedang dalam proses pemulasaran untuk kemudian dipulangkan ke tanah air," ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia menyebutkan, jadwal pemulangan diperkirakan berlangsung pada Jumat atau Sabtu pekan ini. Namun, kepastian waktu keberangkatan masih menunggu ketersediaan penerbangan.
Tiga prajurit yang gugur adalah Zulmi Aditya Iskandar, Muhammad Nur Ikhwan, dan Farizal Rhomadhon.
Ketiganya meninggal dalam situasi berbeda saat menjalankan tugas di daerah misi.
Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan gugur ketika sedang menunaikan ibadah di area penugasan, setelah sebuah proyektil artileri jatuh di dekat lokasi.
Sementara Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan meninggal dunia saat menjalankan misi pengawalan, setelah kendaraan yang mereka tumpangi mengalami ledakan.
Peristiwa ini kembali menyoroti risiko tinggi yang dihadapi prajurit TNI dalam menjalankan misi perdamaian di wilayah konflik. Pemerintah sebelumnya menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden tersebut.*
(oz/dh)