SOLO, JAWA TENGAH – Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit perdamaian Indonesia di Lebanon.
Pernyataan itu disampaikannya dalam pertemuan dengan mantan Presiden Joko Widodo di Solo, Rabu (1/4/2026).
Boroujerdi menjelaskan, serangan oleh pasukan Israel dan Amerika Serikat terhadap pasukan perdamaian di Lebanon telah merenggut nyawa tiga prajurit Indonesia yang menjadi bagian dari misi tersebut.
Baca Juga: Jaksa Agung Instruksikan Pengawasan 38 PSN di Papua Senilai Rp 3,7 Triliun "Saya menyampaikan belasungkawa kami terhadap serangan keji yang menewaskan putra-putra terbaik bangsa ini," ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Jokowi menyampaikan dukungan dan solidaritasnya kepada Iran yang sedang menghadapi konflik dengan Israel dan Amerika Serikat.
Dubes Iran juga memuji kepemimpinan Jokowi selama menjabat sebagai Presiden Indonesia. Menurut Boroujerdi, Jokowi berhasil memajukan Indonesia dan memperluas hubungan diplomatik negara dengan banyak negara, termasuk Iran.
"Bapak Jokowi merupakan mantan Presiden yang sukses membawa kemajuan bagi Indonesia. Hubungan luar negeri, termasuk antara Iran dan Indonesia, berkembang luas di era kepemimpinannya," kata Boroujerdi.
Pertemuan berlangsung hangat, ditandai dengan jamuan makan siang di kediaman mantan Presiden di Solo. Dubes Iran menekankan pentingnya solidaritas internasional dan penghargaan terhadap kontribusi prajurit perdamaian Indonesia di kancah global.*
(k/dh)