JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meluncurkan empat program unggulan kampanye antikorupsi untuk tahun 2026.
Program tersebut adalah Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA), Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST), Program BenarBenar, dan Pariwara Antikorupsi, yang dirancang untuk menyentuh berbagai lapisan masyarakat dengan pendekatan humanis dan kreatif.
"Empat program ini akan berjalan berdampingan, menyasar kelompok masyarakat, dan menanamkan pesan 'biasakan yang benar, jangan benarkan yang biasa'," ujar Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, dalam keterangan tertulis, Minggu (29/3/2026).
Baca Juga: Polemik Tahanan Rumah Yaqut, KPK Buka Suara soal Laporan MAKI Program JNBA akan menyambangi 15 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan konsep pasar malam.
Kegiatan ini menghadirkan ruang dialog terbuka di alun-alun kota, menjauhkan citra formal birokrasi, sekaligus membahas isu-isu sensitif regional seperti pertambangan emas ilegal.
Selain turun langsung ke masyarakat, KPK memanfaatkan seni sebagai media kampanye. ACFFEST 2026, yang memasuki tahun ke-12, menampilkan kompetisi film pendek, film fiksi, dan kompetisi regional yang mengangkat isu Sumber Daya Alam (SDA).
Program BenarBenar menyasar generasi muda melalui teater musikal bertema integritas dan kompetisi stand up comedy "Operasi Tangkap Tawa". Sementara Pariwara Antikorupsi 2026 fokus memperkuat integritas birokrasi dengan konten kampanye pencegahan pungutan liar, suap, dan penyalahgunaan fasilitas dinas.
"Melalui JNBA, KPK hadir di tengah masyarakat. Melalui ACFFEST, KPK berbicara lewat cerita. Melalui BenarBenar, KPK menggugah generasi muda. Melalui Pariwara, KPK memperkuat garda pelayan publik," tambah Amir.*
(mt/dh)