LHOKSEUMAWE – Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, secara resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI.
Kenaikan pangkat menjadi perwira tinggi bintang satu ini merupakan bagian dari rotasi dan validasi jabatan di tubuh TNI AD.
Upacara tradisi Korps Raport kenaikan pangkat sejumlah Pati TNI dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (27/3/2026).
Baca Juga: Kabais Mundur, Publik Desak Ungkap Dalang Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Putra asli Aceh, kelahiran Banda Aceh 1978, ini resmi "pecah bintang" setelah dipercaya mengemban amanah strategis sebagai Danrindam Iskandar Muda, menggantikan Brigjen TNI Hasandi Lubis.
Meski mendapat jabatan baru, Brigjen TNI Ali Imran tetap memegang komando di Korem 011/Lilawangsa.
Brigjen TNI Ali Imran dikenal memiliki rekam jejak cemerlang di Kopassus, BAIS TNI, Paspampres, dan Pusintelad.
Selain karier militernya, ia juga dikenal peduli sosial.
Selama menjabat Danrem 011/Lilawangsa, Ali Imran membantu warga kurang mampu membangun rumah layak huni, menyediakan sumur bor, dan akses air bersih serta sanitasi di sejumlah pesantren dan masjid di pedalaman Aceh.
Tidak hanya peduli masyarakat, perwira korps baret merah ini juga tegas menjaga stabilitas keamanan NKRI, khususnya di wilayah Aceh.
Ia juga aktif melestarikan sejarah pahlawan nasional, salah satunya membuka akses dan memugar Makam Pahlawan Cut Nyak Meutia di Aceh Utara, salah satu ikon destinasi sejarah provinsi tersebut.
"Kenaikan pangkat ini adalah amanah dan kepercayaan pimpinan TNI yang harus dijaga, serta peningkatan tanggung jawab untuk peduli membantu masyarakat dan menjaga NKRI," ujar Kasrem 011/Lilawangsa, Letkol Inf Andi Ariyanto.
Pecah bintang ini menandai babak baru karier militer Brigjen TNI Ali Imran sebagai salah satu perwira tinggi TNI yang memperkuat Kodam Iskandar Muda di Aceh.*