JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memenuhi permintaan masyarakat Aceh terdampak bencana banjir di Sumatera agar tetap dapat menjalankan tradisi Meugang menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Aspirasi itu disampaikan melalui Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan ditindaklanjuti oleh pemerintah sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.
Meugang adalah tradisi kearifan lokal Aceh yang dilakukan menjelang Idulfitri, berupa pembagian dan konsumsi daging sapi, yang memiliki nilai sosial tinggi dan memperkuat kebersamaan di masyarakat.
Baca Juga: Fortuner Tergelincir di Jalan Licin Toba, Pengendara Honda Beat Meregang Nyawa Sebelumnya, Presiden Prabowo melalui Mendagri telah menyalurkan Rp 72,72 miliar untuk pembelian sapi Meugang pada awal Ramadan.
Kali ini, pemerintah kembali menyalurkan bantuan untuk menyukseskan Meugang Idulfitri bagi warga terdampak bencana.
"Sudah selesai ditransfer [dana bantuannya] ke kabupaten/kota di Provinsi Aceh untuk pembayaran sapi Meugang," ujar Tito, Rabu (18/3/2026).
Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp 72,75 miliar untuk 1.455 desa terdampak di 19 kabupaten/kota. Setiap desa menerima dana sebesar Rp 50 juta, yang disalurkan melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) menggunakan Bank Aceh Syariah.
Dengan langkah ini, masyarakat Aceh yang terdampak bencana tetap dapat merayakan Idulfitri dengan tradisi Meugang, sekaligus merasakan dukungan pemerintah.*
(d/dh)