MEDAN – Menjelang musim mudik Lebaran 1447 H/2026, Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNO) siap mengantisipasi lonjakan penumpang.
PT Angkasa Pura Aviasi telah membentuk Posko Terpadu Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 13 hingga 30 Maret 2026, guna memastikan operasional bandara tetap aman, tertib, dan lancar.
Plt Director of Operation and Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, mengatakan, selama periode tersebut trafik penumpang diperkirakan mencapai 443.036 orang dengan total 3.009 pergerakan pesawat.
Baca Juga: Terungkap! Visi Pendidikan Nadiem Makarim Disebut Mirip Gojek, Bikin Ketergantungan Teknologi Untuk mendukung peningkatan itu, 151 penerbangan tambahan disiapkan, terutama rute Jakarta dan Palembang.
"Kami bersama seluruh stakeholder, mulai maskapai, AirNav Indonesia, otoritas bandara, TNI/Polri, dan instansi terkait lainnya telah melakukan koordinasi menyeluruh. Setiap potensi gangguan operasional dapat diantisipasi secara cepat dan efektif," ujar Dedy usai apel pembentukan Posko di Bandara Kualanamu, Jumat (13/3).
Dari sisi personel dan fasilitas, bandara menyiapkan 439 petugas Avsec, 61 personel ARFF, dan 1.237 petugas ground handling.
Moda transportasi darat juga diperkuat dengan 60 bus, 70 taksi, 175 taksi online, serta layanan kereta api bandara dengan 24 perjalanan per hari.
Selain memastikan kelancaran operasional, Kualanamu menghadirkan program pelayanan tambahan seperti pembagian takjil bagi penumpang, dekorasi tematik Ramadan, dan berbagai aktivitas pelayanan untuk meningkatkan kenyamanan.
Dedy menambahkan, PT Angkasa Pura Aviasi juga mengintensifkan program Ramp Safety Campaign dan Terminal Safety Campaign, memastikan seluruh fasilitas bandara berfungsi optimal dan standar keselamatan, keamanan, serta pelayanan tetap terjaga.
"Dengan berbagai persiapan ini, kami berkomitmen mendukung mobilitas masyarakat selama Lebaran dan memastikan pengalaman perjalanan di Kualanamu tetap aman dan nyaman," pungkas Dedy.*
(sp/dh)