SEI RAMPAH – Antrean panjang kendaraan terjadi sejak subuh di SPBU nomor 14.205.1139, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (6/3/2026), menyusul kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.
Pantauan awak media sekitar pukul 10.30 WIB menunjukkan antrean didominasi pengendara sepeda motor yang menunggu giliran mengisi BBM. Beberapa pengendara mengaku telah menunggu hampir dua jam untuk mendapatkan pertalite.
Seorang petugas SPBU menjelaskan, antrean panjang muncul sejak pagi karena banyak masyarakat yang datang mengisi BBM.
Baca Juga: Redam Konflik Timur Tengah, Prabowo dan PM Pakistan Rencanakan Kunjungan ke Teheran Namun, sekitar pukul 10.45 WIB, stok pertalite dilaporkan habis. Kondisi itu membuat antrean yang sebelumnya panjang akhirnya bubar.
"Kami sudah antre hampir dua jam untuk mendapatkan pertalite," ujar salah seorang pengendara kepada awak media.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai ketersediaan pasokan energi nasional.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sebelumnya menyebutkan ketahanan stok BBM nasional diperkirakan sekitar 21 hari. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina yang mengaitkan habisnya pertalite di SPBU Firdaus dengan konflik di kawasan Timur Tengah.
Peristiwa ini menjadi sorotan masyarakat, terutama para pengguna sepeda motor, yang bergantung pada BBM bersubsidi untuk aktivitas sehari-hari.*
(dh)