BATUBARA - Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, melaksanakan kegiatan pemberian bantuan sosial bersama jajaran Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Sabtu (28/2).
Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda kunjungan kerja sekaligus wujud kepedulian sosial kepada keluarga warga binaan dan anak-anak panti asuhan.
Dalam kunjungan tersebut, Sugiat Santoso disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, beserta pejabat struktural dan jajaran pegawai.
Baca Juga: Sugiat Santoso Apresiasi Muhammadiyah yang Bantu Pemenuhan Gizi Anak di Batubara Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sejak awal kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan lapas.
Sebanyak 50 paket sembako disalurkan kepada keluarga warga binaan dan anak-anak panti asuhan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok serta memberikan kebahagiaan tersendiri di bulan yang penuh berkah.
Adapun paket sembako yang dibagikan berisikan beras, telur, minyak goreng, gula, dan bubuk teh. Selain paket sembako, juga diberikan uang santunan kepada anak-anak panti asuhan dan keluarga warga binaan sebagai bentuk perhatian tambahan.
Kalapas Labuhan Ruku Hamdi Hasibuan dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI atas kepedulian yang diberikan.
Ia menyebutkan bahwa bantuan sosial ini sangat berarti bagi keluarga warga binaan yang membutuhkan dukungan, khususnya di momentum Ramadhan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Bapak Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI. Bantuan ini tentu membawa manfaat besar bagi keluarga warga binaan dan menjadi wujud nyata sinergi antara DPR RI dan jajaran pemasyarakatan," ujar Hamdi.
Sementara itu, Sugiat Santoso menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari semangat pemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, pemasyarakatan bukan hanya soal pembinaan di dalam tembok lapas, tetapi juga bagaimana kehadirannya berdampak bagi lingkungan sekitar.
Ia juga menambahkan bahwa dengan lahirnya KUHP dan KUHAP yang baru, sistem pemidanaan semakin berkembang.