LOMBOK TIMUR — Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegur keras pelaksana proyek Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ekas Buana, Lombok Timur, Jumat (27/2).
Teguran ini muncul akibat kualitas bangunan yang dinilai tidak memenuhi standar, padahal proyek ini dikerjakan oleh BUMN.
Dalam kunjungannya, Trenggono tidak segan mempertanyakan mutu konstruksi secara langsung.
Baca Juga: Anggota DPR RI Saleh Daulay “Dirujak” Netizen di Facebook: “Putra Palas Belum Berbuat untuk Kampungnya” "Kamu ADHI Karya BUMN nggak? Kamu bikin bangunan kayak gini kenapa? Bagus nggak bangunan ini? Coba pikirin yang benar dong," kata Trenggono dengan nada tinggi.
Tak hanya menegur di lokasi, Menteri Trenggono juga menelepon pihak terkait untuk menegaskan agar seluruh kekurangan proyek segera diperbaiki.
Ia memperingatkan bahwa jika pembangunan tidak diperbaiki, proyek tersebut akan menjadi sorotan saat kunjungan Presiden ke lokasi.
"Jangan bercanda, saya minta semua dibenerin, dikoreksi semua, finishingnya nggak benar ini," ujarnya.
Trenggono menegaskan bahwa fasilitas untuk nelayan harus dikerjakan dengan standar maksimal, karena menyangkut kepentingan masyarakat pesisir.
Semua pihak diminta memastikan pembangunan bermanfaat optimal bagi nelayan setempat.
Pemerintah menekankan bahwa proyek infrastruktur nelayan, termasuk Kampung Nelayan Merah Putih, menjadi prioritas dalam meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas sektor kelautan di Indonesia.*
(cn/ad)