STABAT, LANGKAT — Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP, memimpin Tim II Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Langkat 1447 H/2026 M di Masjid Halimah Abdul Hamid, Kelurahan Stabat Baru, Kecamatan Stabat, Jumat malam (27/2/2026).
Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama antara jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Safari Ramadhan secara resmi dibuka dengan sambutan Penasehat Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Halimah Abdul Hamid, H.M. Hatta, yang menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pengembangan rumah ibadah dan kegiatan keagamaan.
Baca Juga: Bupati Padang Lawas Utara Gelar Safari Ramadan, Prioritaskan Jalan Poros dan Solidaritas Sosial Camat Stabat, Bambang Eko Winarto, menekankan pentingnya Safari Ramadhan sebagai momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Mewakili Bupati Langkat, Sekda Amril menyampaikan pesan Bupati dan menegaskan bahwa Safari Ramadhan tidak sekadar agenda rutin, melainkan juga wadah menyerap aspirasi masyarakat serta memperkuat ukhuwah Islamiyah.
"Melalui Safari Ramadhan ini, Pemerintah Kabupaten Langkat ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen dalam mendukung pembangunan di bidang keagamaan," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda menyerahkan hibah Bupati Langkat sebesar Rp20 juta kepada BKM Masjid Halimah Abdul Hamid, yang diterima langsung pengurus BKM, Junaidi Abdilah, untuk mendukung operasional dan pengembangan masjid.
Selain itu, lima tokoh agama dan nazir masjid menerima bingkisan berupa paket sembako dan kain sarung sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiyah oleh Al-Ustaz Sueib Lubis, yang mengajak jamaah menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperbanyak amal ibadah, dan mempererat persaudaraan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan Kabupaten Langkat.
Turut hadir dalam kegiatan itu jajaran Forkopimca Stabat, pejabat Pemkab Langkat, tokoh agama, dan masyarakat setempat.*
(dh)