MEDAN – Civitas akademika Universitas Aufa Royhan memaknai malam kedelapan Ramadan dengan pelaksanaan Salat Tarawih berjamaah yang dirangkai dengan kuliah tujuh menit (kultum) inspiratif.
Kegiatan berlangsung khidmat di aula kampus, menegaskan tradisi religius yang rutin dijalankan setiap bulan suci.
Sejak selepas Salat Isya, aula kampus dipenuhi mahasiswa yang mengikuti Tarawih dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Baca Juga: Wakil Bupati Padang Lawas Hadiri Safari Ramadan di Lubuk Barumun, Dorong Aspirasi Masyarakat dan Kepedulian Sosial Suasana religius tampak kuat, mencerminkan semangat kebersamaan dan peningkatan keimanan di bulan Ramadan.
Salat Tarawih dipimpin oleh imam yang telah ditunjuk panitia kegiatan Ramadan. Setelah selesai, acara dilanjutkan dengan kultum singkat yang dibawakan Drs. Sahmin Nasution.
Dalam tausiyahnya, Sahmin menekankan pentingnya keikhlasan dalam beribadah dan memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperbaiki akhlak serta meningkatkan ketakwaan.
Kegiatan ini juga dihadiri pembina kampus yang ikut melaksanakan Tarawih bersama mahasiswa.
Kehadiran pembina memberikan semangat tambahan bagi mahasiswa untuk terus aktif dalam kegiatan keagamaan kampus.
Panitia menjelaskan, Tarawih dan kultum rutin ini bertujuan mempererat silaturahmi antar mahasiswa sekaligus membangun karakter religius di lingkungan kampus.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian spiritual di kalangan civitas akademika," kata salah satu panitia.
Dengan terselenggaranya kegiatan malam kedelapan Ramadan ini, Universitas Aufa Royhan menegaskan komitmen untuk menjaga tradisi ibadah kampus hingga akhir Ramadan, sekaligus memberi dampak positif bagi kehidupan akademik dan spiritual seluruh mahasiswa.*