MEDAN – Ibadah puasa di bulan Ramadan bukanlah alasan untuk menurunkan semangat kerja, melainkan momentum untuk meningkatkan prestasi dan ketaatan.
Pesan itu disampaikan Ustaz Zulfi Mahzar Pohan saat memberikan ceramah dalam kegiatan salat Isya dan tarawih berjamaah di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (23/2/2026) malam.
Kegiatan dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas, Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, pimpinan perangkat daerah, serta masyarakat dari Kecamatan Medan Maimun.
Baca Juga: Inflasi Pangan Mulai Terasa: Harga Cabai Rawit, Telur dan Ayam Meroket! Dalam tausiyahnya, Ustaz Zulfi menyinggung sejarah kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada bulan Ramadan sebagai simbol bahwa ibadah tidak menghalangi produktivitas.
Ia menekankan, umat Islam tetap harus menunjukkan etos kerja terbaik selama bulan suci.
Ia juga mengutip pandangan ulama sufi Abdul Qadir al-Jailani, bahwa umur panjang diberikan Allah karena masih adanya potensi kebaikan dan ketaatan dalam diri manusia.
Salat tarawih dipimpin oleh Imam Ahmad Khairi Novandra, dan jamaah mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan khidmat hingga selesai.
Ustaz Zulfi mengajak jamaah memperbanyak amal, termasuk ibadah sunnah, sebagai bentuk cinta kepada Allah.
"Kita bisa menjalankan ibadah dan tetap produktif. Ramadan adalah momentum memperbaiki diri dan meningkatkan prestasi," tandasnya.*
(ad)