DENPASAR BARAT – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Denpasar Barat, memicu banjir dan risiko bencana lainnya.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf Putu Tangkas, memerintahkan seluruh jajaran Danramil dan Babinsa untuk segera membantu masyarakat terdampak.
Danramil 1611-07/Denpasar Barat, Mayor Cke Made Oka, memimpin langsung para Babinsa ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat banjir.
Baca Juga: Dorong Pendidikan dan Spiritualitas, Satgas Yonif 521/DY Bagikan Buku Cerita dan Alkitab kepada Warga Apalapsili Mereka membantu evakuasi warga, mengamankan lingkungan, serta memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
"Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat adalah wujud nyata komitmen TNI dalam memberikan perlindungan dan rasa aman. Kami juga mengimbau warga tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi," ujar Mayor Cke Made Oka.
Dalam upaya mitigasi, aparat juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat, antara lain:- Menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras dan angin kencang.- Memastikan saluran air bersih untuk mencegah banjir.- Mengamankan barang berharga serta mematikan aliran listrik saat genangan air terjadi.- Tidak memaksakan diri melintasi wilayah tergenang atau rawan longsor.- Segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat setempat.
Melalui langkah cepat dan sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan dampak banjir dapat diminimalisir dan situasi di Denpasar Barat tetap aman serta kondusif.*
(ad)