PADANGSIDIMPUAN – Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Jaminan Hidup bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Jumat (20/2/2026).
Penyaluran bantuan ini bertujuan meringankan kebutuhan pokok masyarakat selama masa transisi pemulihan pasca bencana.
Dalam kegiatan yang berlangsung secara koordinatif antara pemerintah pusat, Pemkot Padangsidimpuan, dan aparat keamanan, perwakilan Kementerian Sosial menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga.
Baca Juga: BRI Salurkan Dana Tunggu Hunian Rp1,8 Juta untuk 418 Warga Desa Hutagodang Terdampak Bencana Wakil rakyat setempat menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak.
"Bantuan ini mungkin tidak menggantikan seluruh kerugian yang ada, namun kami berharap dapat meringankan beban dapur dan kebutuhan pokok Bapak/Ibu dalam masa transisi pemulihan ini. Jangan merasa sendirian, kami akan terus mengawal proses pemulihan infrastruktur dan ekonomi di kota yang sama-sama kita cintai ini," ujar salah satu anggota DPRD Kota Padangsidimpuan.
Penyaluran bantuan ini mendapat apresiasi dari sejumlah pejabat daerah, termasuk Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, Wakil Walikota Harry Pahlevi Harahap, dan Kapolres AKBP Wira Prayatna.
Turut hadir dalam kegiatan ini para pimpinan OPD, camat, lurah, serta kepala lingkungan yang memastikan bantuan diterima tepat sasaran.
Melalui program Jaminan Hidup ini, pemerintah berharap masyarakat terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali beraktivitas normal.
Penyaluran bantuan juga menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat saat mengalami musibah, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di Kota Padangsidimpuan.
Bantuan Jaminan Hidup untuk korban banjir dan tanah longsor ini mencakup kebutuhan pokok seperti beras, lauk siap saji, serta dukungan finansial langsung melalui rekening penerima.*
(ad)