SERGAI – Sejumlah relawan yang tergabung dalam Perjuangan Rakyat Cinta Lingkungan Hidup (PRCLH) menggelar aksi bersih-bersih sungai di bawah Titi Nagur, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin, 16 Februari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, hampir satu ton sampah rumah tangga berhasil diangkut dari aliran sungai yang dinilai kian memprihatinkan dan berpotensi memicu banjir saat musim hujan.
Sekitar sepuluh relawan terlibat dalam kegiatan yang dimulai pukul 10.36 WIB.
Baca Juga: Wakil Bupati Asahan Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional Mereka menyisir titik-titik penumpukan sampah di bawah jembatan, mengangkat limbah plastik, sampah rumah tangga, ranting, serta material lain yang menyumbat aliran air.
Ketua PRCLH, Rifaldi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi sungai yang menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat sekitar.
Menurut dia, kebiasaan membuang sampah ke sungai memperbesar risiko banjir dan merusak ekosistem.
"Hari ini kami turun langsung bukan untuk mencari perhatian, tetapi untuk menyelamatkan lingkungan kita sendiri. Sungai ini bukan tempat sampah. Sungai adalah sumber kehidupan masyarakat," ujar Rifaldi di sela kegiatan.
Sebelum pembersihan dimulai, relawan membagi alat kebersihan serta menyampaikan arahan keselamatan.
Sekitar pukul 11.10 WIB, tim mulai mengangkat sampah yang tersangkut di bebatuan dan ranting maupun yang mengendap di dasar sungai.
Sampah dikumpulkan menggunakan karung goni dan karung plastik besar.
Proses pembersihan berlangsung hingga pukul 16.10 WIB. Selama kegiatan, relawan melakukan empat kali pengangkutan menggunakan kendaraan roda tiga.
Total sampah yang terkumpul mencapai 20 karung goni dan 10 karung plastik besar, memenuhi tiga bak kendaraan dan diperkirakan mendekati satu ton.