MEDAN – Pembangunan gedung permanen lima Sekolah Rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahap dua masih berjalan lambat.
Persentase pengerjaan saat ini tercatat di bawah 10 persen, meskipun target selesai dijadwalkan pada Juni 2026.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis (Satker PPS) Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Kurniawan, mengatakan pembangunan ini meliputi lima lokasi, yaitu Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Padangsidimpuan, dan Tapanuli Selatan.
Baca Juga: Kejaksaan Deli Serdang Tegaskan Penetapan Tiga Tersangka Korupsi Dana BOS MAS Farhan Syarif Hidayah Sudah Sesuai Prosedur "Progresnya masih di bawah 10 persen, tapi targetnya di akhir Juni 2026 sudah siap," ujarnya di Tapteng, Selasa (17/2/2026).
Setiap sekolah nantinya akan dilengkapi fasilitas lengkap, termasuk ruang kelas untuk SD, SMP, dan SMA, asrama siswa dan guru, laboratorium, serta sarana olahraga.
Gedung baru ini akan menampung sekitar 1.080 siswa per lokasi, dan siswa dari Sekolah Rakyat tahap pertama akan dipindahkan setelah pembangunan selesai.
Anggaran yang digelontorkan untuk lima lokasi ini mencapai Rp 1,2 triliun.
Kurniawan menegaskan, pembangunan tahap dua ini dilakukan dari lahan kosong, sehingga seluruh fasilitas baru akan siap digunakan untuk mendukung pendidikan di wilayah tersebut.*
(ds/dh)