MEDAN – Ketua Umum DPP Rungguan Purba Tambak Boru Panogolan Indonesia (RPTBP) Pdt Rumanja Purba menyerukan seluruh keluarga besar Purba Tambak di berbagai daerah untuk aktif mendukung program pembangunan pemerintah setempat.
Seruan itu disampaikan dalam acara Bona Tahun dan Rapat Perdana RPTBP 2026 yang digelar di Pantai Harmonis, Serdang Bedagai, Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai wilayah.
"Anggota RPTBP tidak boleh pasif. Kita harus aktif memberikan andil dalam setiap derap pembangunan," ujar Rumanja dalam sambutannya.
Baca Juga: Air Tanah Disebut Anugerah Tuhan, Budi Mulyawan Desak Negara Perketat Pengawasan dan Cegah Dominasi Korporasi Ia menyebut organisasi RPTBP telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Karena itu, pengurus di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota diminta mengonsolidasikan sumber daya yang dimiliki serta membangun kemitraan dengan aparatur desa, kelurahan, hingga pemerintah daerah.
Dalam forum tersebut, Rumanja juga menanggapi keluhan mengenai kondisi jalan rusak dari Damak Kitang hingga Nagori Tani di Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun. Ia mengapresiasi langkah pengurus wilayah yang dinilai aktif mengawasi pembangunan.
"Kita harus menyampaikan ini kepada Bupati Simalungun sebagai bentuk peran aktif mendorong pembangunan daerah," katanya.
Rumanja meminta salah satu pengurus DPP RPTBP, Hotlan Purba Tambak, menindaklanjuti laporan tersebut ke Pemerintah Kabupaten Simalungun. Hotlan menyatakan siap menyampaikan aspirasi itu kepada bupati.
"Memang ada pengurangan anggaran, termasuk untuk pembangunan jalan. Kita berharap perbaikan jalan Damak Kitang menuju Nagori Tani bisa menjadi prioritas tahun ini," ujar Hotlan.
Acara turut dihadiri jajaran pengurus DPP dan wilayah RPTBP dari Medan, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Pematangsiantar. Kegiatan diakhiri dengan hiburan seni tor-tor dan makan bersama.
Rumanja berharap agenda Bona Tahun dan rapat DPP RPTBP dapat digelar secara rutin setiap tahun dengan jumlah peserta yang lebih besar dan tuan rumah yang bergantian.*
(dh)