ACEH TENGAH – Menjelang bulan suci Ramadhan, mahasiswa Angkatan 83 dari STIK-PTIK Lemdiklat Polri menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan daging meugang kepada warga terdampak bencana di Kampung Kala Segi, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (16/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa tidak hanya menyalurkan daging meugang, tetapi juga ikut memasak bersama warga setempat.
Hidangan yang diolah kemudian disajikan sebagai makan siang bagi masyarakat dan pengungsi yang masih berada di posko pengungsian.
Baca Juga: Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi: Isra Mi’raj Tonggak Penting Pembentukan Akhlak dan Spiritualitas Generasi Muda Mahasiswa berbaur langsung dengan warga mulai dari proses pengolahan hingga santap bersama. Aktivitas ini menjadi momen memperkuat solidaritas serta wujud kepedulian sosial menjelang Ramadhan.
Selain itu, mahasiswa juga menggelar interaksi dan pendampingan bagi anak-anak melalui hiburan dan permainan ringan sebagai bagian dari program trauma healing pascabencana.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kehadiran Polri diwujudkan dengan menyalurkan daging meugang serta memasak langsung agar warga dapat menikmati hidangan menjelang Ramadhan, sekaligus memberi semangat bagi anak-anak pascabencana," ujarnya.
Tradisi meugang sendiri merupakan kebiasaan turun-temurun masyarakat Aceh dengan memasak dan menyantap daging sapi atau kerbau satu hingga dua hari sebelum Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha.
Kegiatan sosial ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak bencana sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah terdampak.*
(dh)