MEDAN – Sebuah video yang menampilkan sekelompok warga menggelar tahlilan di depan kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, memicu heboh di media sosial, Senin (16/2/2026).
Video berdurasi 1 menit 17 detik tersebut diunggah oleh akun X milik kader PKB, Umar Hasibuan, pada Jumat (13/2/2026) dan sejak itu menyebar luas, menimbulkan beragam reaksi warganet.
Dalam video, tampak warga duduk bersila di jalan depan rumah Jokowi di Sumber, dengan doa-doa khidmat yang dilantunkan seperti tahlilan pada umumnya.
Baca Juga: UU KPK Balik ke Versi Lama? Jokowi Setuju, Pimpinan KPK Santai Menanggapi Kontroversi Ini Salah satu peserta, perempuan berhijab hitam asal Banyumas, Jawa Tengah, menyatakan tujuan kedatangannya adalah mendoakan kesehatan Presiden dan dijauhkan dari fitnah, sekaligus mendoakan panjang umur.
Reaksi Publik dan Pro-Kontra
Fenomena ini menuai tanggapan beragam. Umar Hasibuan mengekspresikan kebingungannya dan mempertanyakan relevansi tahlilan di jalan depan kediaman Presiden.
"Astaghfirullah, semakin aneh saja orang-orang yang dukung Jokowi ini. Tahlilan untuk apa? Kenapa dilakukan di jalan rumah Jokowi?" ujarnya.
Sebagian warganet menilai kegiatan itu sebagai bentuk doa dan solidaritas, sementara lainnya mempertanyakan kepantasan lokasi pelaksanaannya.
Peristiwa ini kembali memperlihatkan bagaimana ekspresi dukungan politik di ruang publik kerap menimbulkan tafsir berbeda dan kontroversi.
Video tersebut hingga kini masih beredar luas, memicu diskusi publik terkait bentuk dan batas ekspresi dukungan terhadap tokoh negara.*
(tm/dh)