ASAHAN – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Siumbut-umbut, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Senin (16/2/2026).
Sebuah mobil Toyota Fortuner BK1676-VAA yang ditumpangi seorang kakek bersama dua cucunya ditabrak kereta api Putri Deli Ekonomi U96 No. Lok. Cc 2018332, rute Kisaran–Tanjungbalai.
Benturan keras menewaskan kedua anak di lokasi kejadian. Sang kakek, Mardi, 66 tahun, mengalami luka berat di kepala dan kini kritis di rumah sakit.
Baca Juga: Pengukuhan Abpednas Sumut, Bobby Nasution Terus Mendorong Desa Berinovasi Lewat Skema Kompetisi Kronologi Kejadian
Menurut Ipda Julfren Situmorang, Kanit Gakkum Satlantas Polres Asahan, mobil melaju dari arah Tanjungbalai menuju Siumbut-umbut.
"Saat melintas di rel tanpa palang pintu, kendaraan diduga tidak berhenti meski kereta sudah mendekat. Tabrakan pun tak terhindarkan," katanya.
Benturan keras membuat mobil dan korban terpental sekitar 15 meter. Warga sekitar segera memberikan pertolongan sebelum petugas tiba di lokasi.
Identitas Korban
Korban diketahui berasal dari Desa Pasar Lima, Rawang, Asahan. Dua cucu Mardi masing-masing berusia 12 dan 6 tahun.
Perlintasan memang tidak dilengkapi palang pintu otomatis, meski terdapat pos penjagaan. Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko kecelakaan di perlintasan sebidang tanpa pengamanan memadai.*
(mi/dh)