BANDAR LAMPUNG — Acara "Doa untuk Negeri" yang digelar dalam rangka program Damai Indonesiaku sekaligus memperingati hari ulang tahun Kota Bandar Lampung berlangsung selama dua hari, 14–15 Februari 2026.
Kegiatan dipusatkan di Masjid Raya Al Bakrie dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah di Lampung.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana membuka acara secara resmi pada Sabtu pagi, 14 Februari 2026, pukul 08.00 WIB.
Baca Juga: Akhir 2025 Diwarnai Bencana, Iyay Mirza Gelar Istighosah Kubro Bersama Habib Husein Ja’far di Masjid Raya Al Bakrie Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memperkuat nilai persatuan dan kebersamaan warga.
Gubernur Lampung Mirza Riani—yang akrab disapa Mirzani—turut memberikan sambutan.
Ia menekankan pentingnya doa dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk mendorong kemajuan daerah serta menjaga stabilitas sosial.
Hari pertama diisi ceramah bertema "Persatuan dalam Keberagamaan" yang disampaikan oleh Abdul Somad.
Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat merawat perbedaan sebagai kekuatan bangsa. Sesi tanya jawab yang berlangsung setelah ceramah diikuti antusias oleh para hadirin.
Pada siang hari, Ustaz Mumuy menyampaikan materi "Kedamaian sebagai Fondasi Negara". Adapun pada malam hari, doa bersama dipimpin oleh Syech Fiqri Thoriq, yang diikuti ribuan jamaah memenuhi area masjid.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada Ahad, 15 Februari 2026.
Pengajian pagi dipimpin Ustaz Fiki Antiko dengan tema "Peran Masyarakat dalam Menjaga Damai". Selanjutnya, Ustaz Azhari Nasution menyampaikan ceramah mengenai "Kemakmuran yang Berlandaskan Ketakwaan".
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin secara bergantian oleh para ustaz yang hadir. Doa dipanjatkan untuk keselamatan dan kedamaian Indonesia, serta harapan agar Bandar Lampung semakin berkembang sebagai kota yang sejahtera.