MEDAN – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Sekretaris DPW Syarikat Islam Sumatera Utara (Sumut), Asron Batubara, S.Pd, M.Si, mengimbau masyarakat agar menjalankan ibadah dengan khusyuk, nyaman, dan aman.
Pernyataan ini disampaikan Asron menanggapi meningkatnya kasus kriminalitas di beberapa wilayah, termasuk tawuran di Belawan yang menelan korban jiwa.
"Ramadhan seharusnya menjadi bulan ketenangan dan ibadah yang nyaman. Namun, jika kriminalitas terus meningkat, rasa aman masyarakat akan terganggu. Kita harus menaruh perhatian serius terhadap kondisi ini," ujar Asron, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: Tingkatkan Kepercayaan Publik, Pemprov Sumut Terapkan SP4N LAPOR Agar Aduan Masyarakat Ditangani Cepat dan Tuntas Asron menekankan bahwa kriminalitas bukan hanya soal kehilangan harta benda, tetapi juga mengancam rasa aman warga. Pencurian kendaraan bermotor, pencurian besi, dan aksi kejahatan jalanan lainnya semakin meresahkan masyarakat.
"Keluhan masyarakat banyak, mereka takut keluar rumah dan khawatir anak-anak menjadi korban. Ini bukan sekadar kerugian materi, tapi soal rasa aman yang harus dijaga," tegasnya.
Selain itu, Asron meminta pemerintah daerah dan aparat keamanan meningkatkan kehadiran di lapangan dengan patroli lebih intensif, penegakan hukum yang tegas, serta pengawasan wilayah rawan kriminalitas.
"Ramadhan harus menjadi bulan damai dan menenteramkan. Semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, memiliki tanggung jawab agar ibadah berjalan lancar tanpa rasa takut," tambahnya.
Tokoh masyarakat yang juga menjabat Kepala SMKN 1 Beringin, Deliserdang, itu menekankan peran warga dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
"Kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan akan membuat Ramadhan lebih nyaman dan aman bagi semua," katanya.
Asron juga mengingatkan anak didiknya untuk memperdalam iman dan disiplin ibadah selama Ramadhan, termasuk mentadaburi Alquran dan mengikuti sholat tarawih berjamaah.
"Ramadhan adalah waktu tepat untuk memperkuat iman, membiasakan disiplin ibadah, dan meningkatkan kepedulian sosial," pungkasnya.*
(dh)