JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, S.E., M.M., menegaskan bahwa koordinasi solid jajaran Sekretariat Jenderal menjadi kunci keberhasilan kunjungan Pimpinan MPR RI ke Aceh, Selasa (10/2/2026), dalam rangka penyaluran bantuan kemanusiaan pascabencana.
Rombongan pimpinan MPR RI yang dipimpin Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, didampingi Wakil Ketua MPR RI dan Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, menyerahkan secara simbolis 30.000 paket bantuan—15.000 paket sembako dan 15.000 paket alat ibadah—kepada delapan kabupaten terdampak bencana di Aceh, yakni Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Pidie Jaya, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.
Siti Fauziah menjelaskan, seluruh persiapan teknis dilakukan secara matang, mulai transportasi pesawat TNI AU bagi pimpinan MPR RI, alur acara, hingga mekanisme penyerahan bantuan.
Baca Juga: Belum Genap Seminggu Huntara Simarpinggan Diresmikan, Warga Keluhkan Genangan Air di Kolong Rumah dan Ancaman Kesehatan Distribusi bantuan sudah dilakukan terlebih dahulu ke masing-masing kabupaten, sementara penyerahan simbolis berlangsung di Kantor Gubernur Aceh dan disaksikan secara daring.
"Koordinasi tidak boleh putus. Semua biro terkait, mulai dari Administrasi hingga Hubungan Masyarakat, bekerja sama memastikan kegiatan berjalan lancar. Bahkan pegawai membantu mengatur lalu lintas dan parkir demi kelancaran acara," ujar Siti Fauziah.
Selain menyerahkan bantuan, rombongan juga bersilaturahmi dengan para ulama Aceh dan mengunjungi Pondok Pesantren Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah, sebagai bentuk penghormatan atas peran tokoh agama dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana.
Menurut Siti Fauziah, pengalaman Aceh bangkit dari bencana tsunami menjadi inspirasi bagi seluruh bangsa.
"Semangat ketahanan masyarakat Aceh harus menjadi inspirasi untuk tidak mudah menyerah menghadapi ujian," pungkasnya.*
(ad)