ACEH UTARA– Kepolisian Resor Lhokseumawe menggelar kegiatan gotong royong untuk membantu pemulihan pascabanjir di Meunasah Balee, Dusun Bale Bungong, Gampong Glee Dagang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa, 10 Februari 2026.
Sebanyak 25 personel Polres Lhokseumawe bersama 30 personel bantuan kendali operasi (BKO) Brimob Polda Kalimantan Timur dikerahkan dalam kegiatan tersebut.
Mereka membersihkan lumpur, sampah, serta fasilitas umum yang terdampak banjir, khususnya di area meunasah yang menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial warga.
Baca Juga: Bupati dan Wabup “Berlayar” ke Desa Bogak, Fazzary Akbar: Kunjungan Bersejarah dan Penuh Harapan untuk Warga Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan melalui Kepala Bagian Operasi Komisaris Polisi M. Abdhi Hendriyatna mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
"Melalui kegiatan gotong royong ini, Polri hadir untuk membantu masyarakat mempercepat pemulihan pascabencana, sekaligus mempererat sinergitas antara Polri dan warga," kata Abdhi dalam keterangan tertulis.
Ia berharap meunasah yang terdampak banjir dapat segera kembali digunakan untuk kegiatan ibadah dan aktivitas sosial masyarakat.
Menurut Abdhi, Polres Lhokseumawe berkomitmen mendukung kegiatan kemanusiaan dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam.
Ia juga menyebut keterlibatan aparat kepolisian di lapangan bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama proses pemulihan berlangsung.
Kegiatan gotong royong tersebut disambut warga setempat. Lingkungan meunasah yang sebelumnya tertutup lumpur berangsur bersih dan mulai dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat.*
(dh)