TAPSEL – Pemerintah menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada empat warga Desa Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), yang terdampak bencana.
Bantuan sebesar Rp1,8 juta per penerima itu disalurkan melalui rekening PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dalam kunjungan kerja ke Tapanuli Selatan, kemarin.
Baca Juga: Bapenda Kabupaten Batu Bara Buka Layanan Pajak Daerah dalam Rangka Program Berlayar Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, Direktur Penanganan Darurat Wilayah III BNPB Nelwan Harahap, serta sejumlah pejabat daerah.
Dari pihak perbankan, hadir Small Business Manager (SBM) BRI Basrin A. Nababan, Kepala Unit BRI Wandisyah, dan Relationship Manager Funding & Transaction Mimi Heri Karni.
Pimpinan Cabang BRI Padangsidimpuan Teuku Zulham melalui SBM BRI Basrin A. Nababan mengatakan, keterlibatan BRI dalam penyaluran DTH merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pemulihan pascabencana.
"BRI berkomitmen memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, aman, dan mudah diakses oleh masyarakat," ujar Basrin.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga terdampak dan membantu pemulihan kehidupan sehari-hari.
Salah seorang penerima bantuan menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.
"Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada pemerintah dan BRI yang telah membantu kami di masa sulit," katanya.
Tokoh masyarakat Angkola Selatan juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perbankan dalam membantu warga terdampak bencana.
Ia berharap bantuan itu dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi langkah awal pemulihan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat.