PRINGSEWU – Momen langka terjadi di halaman Mapolres Pringsewu, Senin (9/2/2026).
Dalam upacara pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, seorang anggota polisi, Aiptu Ghofur, berdiri berdampingan dengan putranya yang masih pelajar, Jaka Satya Arendra, sebagai penerima penghargaan.
Jaka, siswa kelas XII SMAN 1 Pringsewu, menerima apresiasi langsung dari Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra atas keberaniannya membantu polisi mengejar dan menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Baca Juga: Kodim Gianyar Gelar Sosialisasi Operasi Gaktib “Waspada Wira Tombak”, Tekankan Disiplin dan Kepatuhan Hukum Prajurit Keberanian remaja seusianya menjadi sorotan karena terlibat langsung dalam situasi berisiko tinggi.
Momen ini menjadi semakin istimewa karena ayah dan anak menerima penghargaan di hari yang sama, sesuatu yang menurut Kapolres jarang terjadi dalam sejarah kepolisian setempat.
"Ini momen yang sangat membanggakan. Ada nilai keteladanan dan keberanian di sini. Seorang anak muda berani peduli terhadap lingkungan dan membantu penegakan hukum," ujar AKBP Yunnus dalam amanatnya.
Penghargaan yang diterima Jaka tidak lepas dari keterlibatannya dalam pengungkapan kasus curanmor yang melibatkan tiga tersangka, salah satunya membawa senjata api rakitan.
Polisi menyita satu pucuk senpi rakitan, tiga unit sepeda motor hasil curian, serta satu mobil yang digunakan untuk mengangkut barang curian.
Sementara itu, Aiptu Ghofur dan tim Satreskrim mendapat penghargaan atas keberhasilan mengungkap dua kasus besar: pencurian kendaraan bermotor dan pencurian hewan ternak yang terjadi selama tiga tahun di wilayah Pringsewu.
Kapolres menegaskan, penghargaan ini bukan sekadar seremoni.
"Setiap tugas memiliki risiko, dan itu patut dihargai. Apalagi ketika ada masyarakat, bahkan pelajar, yang ikut peduli terhadap keamanan lingkungannya," kata Yunnus.
Kapolres juga berharap keberanian Jaka bisa menjadi teladan bagi generasi muda lain untuk tidak apatis terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.*