ACEH TAMIANG – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, meninjau langsung pembangunan hunian tetap (huntap) Polri di Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (6/2).
Proyek ini merupakan bagian dari percepatan pemulihan pasca-bencana sekaligus pemenuhan kebutuhan tempat tinggal masyarakat terdampak.
Huntap Polri dibangun di atas lahan seluas 6,5 hektare dan direncanakan diresmikan langsung oleh Kapolri. Tahap awal mencakup 150 unit rumah tipe 36.
Baca Juga: Kapolda Aceh Beri Penghargaan Taruna Akpol dan Personel Polri atas Aksi Kemanusiaan Pascabencana Hingga kini, progres fisik pembangunan telah mencapai lebih dari 30 persen, sementara kesiapan lahan berada di angka 70 persen.
Dalam peninjauan, Kapolda Aceh menekankan pentingnya percepatan pembangunan tanpa mengurangi kualitas.
"Pembangunan huntap ini membawa harapan besar bagi masyarakat. Saya meminta progres terus dipercepat tanpa mengabaikan mutu bangunan," ujarnya.
Anton, pengawas pembangunan dari PT Prayoga Mandiri Sukses, menjelaskan, pembangunan huntap dilakukan secara cepat dan bertahap, dengan target pengerjaan satu unit rumah sekitar dua hari.
Saat ini, 16 unit atau delapan kopel telah memasuki tahap pondasi.
"Kami menargetkan seluruh huntap selesai dalam tiga bulan," jelas Anton.
Tokoh masyarakat Desa Simpang Kanan, Karimuddin, menyampaikan apresiasi.
"Kami sangat bersyukur atas bantuan pembangunan 150 unit huntap ini. Semoga kebaikan Bapak Kapolri dan Kapolda Aceh dibalas oleh Allah SWT," katanya.