DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, mengajak Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali yang baru dilantik, Felucia Sengky Ratna, untuk terus bersinergi dengan pemerintah provinsi.
Sinergi ini ditujukan untuk mendukung pembangunan Bali sesuai visi "Nangun Sat Kerthi Loka Bali", yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali secara adil dan bermartabat.
Koster menegaskan, kerja sama dengan Imigrasi selama ini sudah berjalan baik.
Baca Juga: Gubernur Bali Dukung Maraton Prama Sanur Beach 2026, 4.500 Pelari dari 32 Negara Siap Berlomba Menurutnya, Imigrasi menjadi kunci dalam pengawasan dan penertiban orang asing yang melanggar aturan, termasuk kasus overstay atau penyalahgunaan visa.
"Peran Imigrasi sangat menentukan, karena Bali dikunjungi wisatawan asing paling banyak," ujar Koster saat menerima Felucia di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Rabu (4/2).
Gubernur Bali juga meminta Satgas Imigrasi yang telah dibentuk untuk terus menjalankan fungsinya, termasuk mengedukasi orang asing agar mematuhi aturan yang berlaku di Pulau Dewata.
Menanggapi hal itu, Felucia Sengky Ratna menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur Bali.
Ia menegaskan bahwa program pengawasan dan penertiban orang asing akan terus dilanjutkan, dengan melibatkan 100 personel Satgas yang tersebar di berbagai titik strategis di Bali.
"Sinergi ini penting untuk menata pemerintahan dan kepariwisataan di Bali agar tetap aman, tertib, dan kondusif bagi wisatawan maupun masyarakat lokal," kata Felucia.*
(ad)