Indonesia Masuk 10 Besar Ekonomi Terbesar Dunia Versi IMF, Lampaui Perancis dan Italia

Redaksi - Jumat, 31 Januari 2025 10:31 WIB

JAKARTA – Dana Moneter Internasional (IMF) mencatat bahwa Indonesia menempati peringkat kedelapan dalam daftar negara dengan capaian produk domestik bruto (PDB) berdasarkan keseimbangan kemampuan berbelanja (Purchasing Power Parity/PPP) pada tahun 2024. Berdasarkan laporan IMF, nilai PDB Indonesia mencapai 4,66 triliun dolar AS, menjadikannya sebagai salah satu dari sepuluh ekonomi terbesar di dunia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa pencapaian ini menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang. Indonesia berhasil mengungguli beberapa negara besar lainnya, seperti Perancis dan Italia, yang masing-masing berada di peringkat sembilan dan sebelas dengan nilai PDB sebesar 4,36 triliun dolar AS dan 3,6 triliun dolar AS.

“Ada juga yang cukup membanggakan, kalau dari segi PPP, ekonomi Indonesia sudah masuk di nomor delapan. Itu lebih tinggi dari Italia dan Perancis, dan ini suatu capaian yang baik,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (31/1/2025).Meski meraih posisi bergengsi dalam daftar ekonomi terbesar dunia, Indonesia tetap harus menghadapi berbagai tantangan global yang berpotensi mempengaruhi pertumbuhan ekonominya di masa mendatang. Airlangga mengingatkan bahwa volatilitas harga komoditas global, suku bunga acuan yang relatif tinggi, ketahanan pangan dan energi akibat perubahan iklim, serta kebijakan perdagangan internasional akan menjadi faktor-faktor yang perlu diantisipasi.

“Nah ini yang perlu kita perhatikan, terutama karena proyeksi ekonomi global pada tahun 2025 diperkirakan sekitar 3,2 persen, yang masih berada di bawah rata-rata historis,” jelasnya.Untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tetap di atas 5 persen serta menjaga inflasi indeks harga konsumen (IHK) dalam rentang sasaran 1,5–3,5 persen.“Komponen inflasi, khususnya volatile food, harus dijaga di kisaran 3,5 persen. Ini menjadi perhatian utama yang dipantau secara mingguan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), sehingga pemerintah pusat maupun daerah dapat melakukan intervensi yang diperlukan untuk memastikan stabilitas harga pangan,” tambahnya.

Berdasarkan data IMF, berikut adalah daftar sepuluh negara dengan ekonomi terbesar di dunia berdasarkan PDB PPP pada tahun 2024:

China – 37,07 triliun dolar ASAmerika Serikat – 29,17 triliun dolar ASIndia – 16,02 triliun dolar ASRusia – 6,91 triliun dolar ASJepang – 6,57 triliun dolar ASJerman – 6,02 triliun dolar ASBrasil – 4,7 triliun dolar ASIndonesia – 4,66 triliun dolar ASPerancis – 4,36 triliun dolar ASInggris Raya – 4,28 triliun dolar AS(kmps)(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Sambut Ratusan Ulama Dunia: TNI-Polri & Pemda Aceh Siagakan Pengamanan Humanis Muzakarah Sufi

Nasional

Bangkit Kilat Pascabanjir: Pertamina EP Rantau Tajak 5 Sumur & Amankan 1.700 BPD Minyak

Nasional

Bye-bye Gas Melon! Pemerintah Uji Coba CNG 3 Kg Buat Pangkas Impor LPG

Nasional

Buntut Sidang Ijazah Gibran! 9 Hakim MK Kompak Dilaporkan ke MKMK karena Dinilai Bikin Kegaduhan

Nasional

Diduga Selewengkan Wewenang! Kajari Konawe Fachrizal Diciduk Kejati Sultra & Diperiksa Kejagung

Nasional

Satu Grup Bareng Persija di League Cup: Bos PSMS Medan Usung Misi Balas Dendam & Target Lolos