DENPASAR – Aparatur Sipil Negara (ASN) umat Hindu di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menggelar persembahyangan bersama dalam rangka memperingati Hari Purnama Kawulu, Senin (2/2/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Padmasana Kanwil Kemenkum Bali sebagai bagian dari pembinaan rohani pegawai.
Persembahyangan dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus permohonan tuntunan dan perlindungan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Baca Juga: Gubernur Sumut Bobby Nasution Tekankan Pelayanan Optimal untuk Jemaah Haji 2026: Utamakan Pelayanan, Bukan Dilayani Momentum Purnama Kawulu dimaknai sebagai sarana introspeksi diri untuk memperkuat ketenangan batin serta meneguhkan kembali nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas kedinasan.
Dalam ajaran Hindu, Purnama Kawulu dikenal sebagai waktu yang tepat untuk penyucian pikiran dan peneguhan nilai dharma.
Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi landasan moral ASN dalam membangun etos kerja yang berintegritas, jujur, dan berdedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, mengatakan kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter ASN yang seimbang antara kecerdasan spiritual dan profesionalitas kerja.
"Melalui persembahyangan bersama ini, kita tidak hanya memperkuat hubungan spiritual, tetapi juga menanamkan nilai ketulusan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai abdi negara," kata Eem.
Ia berharap pembinaan rohani yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mendorong ASN Kanwil Kemenkum Bali mengimplementasikan nilai-nilai dharma dalam setiap aspek pekerjaan.
Menurutnya, hal tersebut akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik yang berlandaskan integritas dan humanisme.*
(dh)