SENTUL, BOGOR – Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).
Acara ini digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan dihadiri oleh ribuan peserta dari unsur pemerintah pusat, kepala daerah, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan keberhasilan program prioritas, termasuk kedaulatan pangan, energi, serta pertumbuhan ekonomi yang produktif dan inklusif.
Baca Juga: IHSG Anjlok, Prabowo Tidak Marah, Semua Pihak Diminta Tetap Sabar Presiden juga memberikan catatan evaluasi kinerja 2025 sekaligus menyampaikan strategi akselerasi pencapaian target tahun 2026.
"Rakornas ini menjadi sarana untuk membangun kesamaan pemahaman, memperkuat koordinasi, serta menyinergikan langkah kebijakan pusat dan daerah," ujar Benni Irwan, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, dalam keterangan resmi.
Acara Rakornas menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, mulai dari menteri koordinator, menteri, hingga pimpinan lembaga negara, termasuk unsur TNI dan Polri, yang membawakan berbagai sesi tematik.
Topik yang dibahas mencakup sinergi kebijakan ekonomi dan energi, kedaulatan pangan berkelanjutan, serta isu strategis lainnya.
Rakornas diperkirakan dihadiri 4.487 peserta, termasuk gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, dan unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa kepala daerah dan Forkopimda merupakan motor utama penggerak pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan implementasi kebijakan pemerintah di tingkat daerah.
Acara ini menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk memperkuat koordinasi pusat-daerah, menegaskan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen, dan mempercepat tercapainya program prioritas menuju Indonesia Emas 2045.*
(dw/dh)