DENPASAR – Polsek Denpasar Timur (Dentim) menggelar patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dikombinasikan dengan patroli yustisi serta kegiatan cooling system, Senin malam (26/1/2026).
Patroli ini dilakukan untuk menjaga situasi keamanan, ketertiban, dan kondusifitas di wilayah hukumnya, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Nyepi.
Kegiatan patroli menyasar Banjar-banjar yang menjadi pusat aktivitas pemuda dan pemudi yang tergabung dalam Sekaa Teruna Teruni (STT) yang sedang membuat Ogoh-ogoh, salah satu simbol budaya yang menjadi ikon ritual Nyepi.
Baca Juga: Polres Gianyar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala, Personel Dipastikan Prima Layani Masyarakat Patroli dialogis dan sambang banjar kali ini dilakukan di Banjar Sungiang Sari, Jalan Drupadi XI, Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur, dipimpin Perwira Pengawas Iptu I Nyoman Kuasa, S.Sos.
Personel Polsek Dentim berinteraksi langsung dengan anggota STT, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar kegiatan pembuatan Ogoh-ogoh berjalan aman dan tertib.
Pesan-pesan itu mencakup larangan konsumsi minuman keras, penggunaan knalpot brong, serta potensi gesekan antar kelompok.
Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H., menegaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif Polri dalam mendukung kelancaran rangkaian persiapan Hari Raya Nyepi sekaligus membangun sinergi dengan generasi muda.
"Kami mengajak adik-adik STT agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pembuatan Ogoh-ogoh, sehingga seluruh rangkaian kegiatan menjelang Hari Raya Nyepi dapat berjalan aman, lancar, dan penuh makna," ujar Kompol Tomiyasa.
Polsek Denpasar Timur berkomitmen untuk terus mengintensifkan patroli KRYD dan sambang banjar sebagai wujud nyata pengayoman Polri terhadap masyarakat, sekaligus memastikan tradisi budaya Hindu tetap terlaksana dengan aman dan tertib.*
(ad)