BANDUNG BARAT – Jumlah korban tewas akibat longsor yang menerjang Kampung Pasir Kuda dan Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terus bertambah.
Hingga hari ketiga pencarian, Senin (26/1/2026), Tim SAR Gabungan telah menerima total 34 kantong jenazah di Pos Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan, dari 34 kantong jenazah tersebut, 20 telah berhasil diidentifikasi, sementara 14 lainnya masih dalam proses identifikasi.
Baca Juga: Longsor Cisarua Bandung Barat: 23 Marinir Tertimbun, 4 Ditemukan Meninggal Beberapa jenazah, yang memerlukan penanganan DNA, dikirim ke RSUD Cibabat dan RS Sartika Asih untuk memastikan identitas korban secara akurat.
"Proses identifikasi cukup menantang karena beberapa jenazah ditemukan dalam kondisi terpisah atau berupa potongan tubuh. Kami memerlukan waktu untuk mencocokkan postmortem dan antemortem, termasuk pemeriksaan DNA jika diperlukan," jelas Hendra.
Pencarian korban sempat terhenti pada pukul 10.00 WIB akibat hujan deras, namun dilanjutkan beberapa jam kemudian.
Operasi SAR berjalan sejak pukul 07.00 WIB untuk mengevakuasi korban dari area terdampak longsor.
Hendra menambahkan, jenazah yang masih berada di Pos DVI akan diidentifikasi lebih lanjut melalui mekanisme rapat teknis, pencocokan DNA, dan sidik jari.
"Tujuannya agar setiap korban dapat dikenali secara pasti dan diserahkan kepada keluarga," ujar Hendra.
Bencana longsor ini terjadi di kaki Gunung Burangrang, dengan luas area terdampak mencapai puluhan hektare.
Pihak kepolisian dan BPBD terus melakukan mitigasi dan pemantauan untuk mencegah risiko lanjutan bagi warga sekitar.*
(d/dh)