DENPASAR — Bhabinkamtibmas Desa Kesiman Petilan, Aiptu I Putu Sujana, mengamankan pelaksanaan kegiatan adat Bulan Pitung Dine yang menjadi bagian dari rangkaian Pecaruan Nangluk Mrana Sasih ke-6 di wilayah Banjar Kehen, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Minggu sore, 25 Januari 2026.
Pengamanan berlangsung di sekitar Jembatan Tembawu, wewidangan Banjar Kehen.
Aparat kepolisian bersinergi dengan pecalang setempat untuk memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan aman, tertib, dan lancar.
Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Paparkan Transformasi Polri Pascareformasi: Fokus Melayani, Bukan Menghancurkan Bulan Pitung Dine, yang dilaksanakan setelah 42 hari pelaksanaan Pecaruan Nangluk Mrana, merupakan bentuk ungkapan rasa syukur krama Banjar Kehen atas terselenggaranya upacara adat sebelumnya yang berjalan dengan baik dan labda karya.
Prosesi diawali dengan persiapan sarana upacara berupa banten Bulan Pitung Dine yang disiapkan oleh srati banten bersama warga banjar.
Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan adat dan keagamaan merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
"Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan," ujar Tomiyasa.
Ia menambahkan, sinergi antara aparat kepolisian dan unsur adat seperti pecalang menjadi kunci terciptanya suasana aman dan harmonis dalam setiap kegiatan masyarakat Bali.*
(ad)