DENPASAR – Di tengah hiruk pikuk Kota Denpasar, pelayanan publik menghadirkan wajah baru.
Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas SIM) Polresta Denpasar kini bukan sekadar tempat mengurus surat izin mengemudi, tapi menjadi ruang interaksi humanis antara polisi dan masyarakat.
Dengan profesionalisme yang hangat, personel Satpas mengubah stigma pelayanan publik yang kaku menjadi pengalaman yang menyenangkan. Pemohon SIM disambut dengan senyum ramah, bukan tatapan dingin.
Baca Juga: Patroli KRYD Polsek Denpasar Utara, Wilayah Tetap Aman dan Kondusif Setiap langkah administrasi dijelaskan dengan jelas, dan petugas mendampingi pemohon secara sabar.
Konsep "Polantas Menyapa" pun diimplementasikan sepenuhnya, menciptakan suasana transparan dan bebas dari praktik percaloan.
"Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan terbantu," ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, SH., M.H.
Salah satu kunci keberhasilan pelayanan ini adalah interaksi langsung dan komunikasi yang hangat.
Setiap pemohon SIM diberikan pendampingan, mulai dari pengecekan dokumen hingga proses ujian.
Pendekatan humanis ini tidak hanya memperlancar administrasi, tapi juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Dengan senyum dan sapaan tulus, Satpas SIM Denpasar membuktikan bahwa urusan administrasi publik bisa menjadi pengalaman positif.
Pelayanan publik di Satpas kini bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih baik antara polisi dan masyarakat.*
(dh)