Kim Jong Un Pimpin Uji Coba Drone Bunuh Diri, Perintahkan Produksi Massal

BITVonline.com - Sabtu, 16 November 2024 05:10 WIB

KORUT -Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memimpin uji coba pesawat nirawak (drone) bunuh diri dan memerintahkan produksi massal senjata udara tersebut. Langkah ini, menurut Kim, menjadi respons terhadap meningkatnya penggunaan drone dalam konflik global, yang memerlukan pembaruan teori militer secara mendesak. Pernyataan ini disampaikan melalui media pemerintah KCNA pada Jumat (15/11).

Dalam uji coba terbaru, Kim menegaskan bahwa produksi serial drone bunuh diri harus segera dimulai untuk mempercepat penguatan kemampuan militer Korea Utara. “Perubahan objektif seperti itu mendesak pemutakhiran banyak bagian dari teori, praktik, dan pendidikan militer,” ungkapnya seperti dilaporkan KCNA.

Uji coba ini dilakukan di tengah meningkatnya kerja sama militer antara Korea Utara dan Rusia. Kolaborasi ini memicu spekulasi tentang kemungkinan bantuan teknis dari Moskow dalam pengembangan drone bunuh diri tersebut. Senjata udara ini, yang juga dikenal sebagai amunisi berkeliaran, telah digunakan secara luas dalam perang Ukraina dan konflik di Timur Tengah.

Kim sebelumnya telah memantau uji coba serupa pada awal tahun ini. Pengenalan drone bunuh diri ini, menurut Kim, menjadi salah satu bentuk persaingan global yang semakin intens dalam memanfaatkan teknologi pesawat nirawak untuk keperluan militer.

Korea Utara dilaporkan pernah mengirimkan drone melintasi perbatasan ke Korea Selatan, bahkan terbang selama beberapa jam di atas area sensitif, termasuk Seoul dan zona larangan terbang di sekitar kantor kepresidenan. Insiden ini memaksa Korea Selatan mengerahkan sistem pertahanan udara guna menangkal ancaman dari pesawat nirawak Korea Utara.

Dalam perkembangan terkait, Korea Utara dan Rusia baru-baru ini meratifikasi kemitraan strategis komprehensif, termasuk pakta pertahanan bersama. Menurut pejabat Korea Selatan dan Amerika Serikat, pasukan Korea Utara diduga telah bergabung dengan militer Rusia dalam perang melawan Ukraina.

Langkah ini menambah ketegangan di kawasan, terutama bagi negara-negara sekutu Amerika Serikat yang terus memantau aktivitas militer Korea Utara. Keputusan untuk memproduksi massal drone bunuh diri ini juga menjadi ancaman potensial yang dapat memperburuk situasi geopolitik di Asia Timur dan sekitarnya.

Kim Jong Un menutup pengumumannya dengan menekankan bahwa pengembangan drone bunuh diri akan menjadi salah satu prioritas utama untuk memperkuat kekuatan militer Korea Utara di tengah tantangan global.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Ketua IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso Dipecat, Kemenkes Bantah Terkait Kritik Kolegium Anak

Nasional

Menag Nasaruddin Umar Jelaskan Alasan Sidang Isbat 1 Ramadan Dipindah ke Hotel Borobudur

Nasional

Fakta Menarik Ramadan 1447 H, Mengapa Durasi Puasa Bisa Berbeda di Setiap Negara?

Nasional

Dari Turkiye hingga Timor-Leste: 10 Negara Ini Berubah Nama dalam 20 Tahun Terakhir, Apa Alasannya?

Nasional

KPK Sita Rp5 Miliar Lebih dalam Lima Koper dari Kasus Korupsi Bea Cukai

Nasional

Wali Kota Denpasar Keliru Kaitkan Presiden dengan Penonaktifan PBI JK, FSKMP Siap Lapor ke Polisi