TAPANULI SELATAN — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, mempercepat penanganan pascabencana banjir dengan membangun 245 unit Hunian Sementara (Huntara) di Desa Sumuran, Kecamatan Batangtoru.
Huntara ini dirancang untuk menampung warga terdampak dari beberapa wilayah, termasuk Garoga, Hutagodang, Aek Ngadol, dan Batu Hula.
Pembangunan Huntara berlangsung di atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV seluas 15 hektare, yang nantinya direncanakan diperluas menjadi 17 hektare.
Baca Juga: Bupati Aceh Timur Serahkan Kunci Hunian Sementara, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran Menurut Fahri, pengawas lahan Huntara, pekerjaan fisik dimulai pada Senin, 19 Januari 2025, dengan target selesai dan siap ditempati sebelum 10 Februari 2026.
"Huntara ini akan ditempati warga terdampak bencana banjir. Bangunannya sederhana namun tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan bagi penghuninya," jelas Fahri saat ditemui di lokasi, Kamis (15/1/2026).
Bangunan Huntara menggunakan material gipsum dan triplek yang telah disiapkan oleh pihak PTPN, lengkap dengan fasilitas penunjang aktivitas harian warga selama masa transisi pascabencana.
Selain Huntara, pemerintah juga menyiapkan Hunian Tetap (Huntap), sehingga total pembangunan Huntara dan Huntap di Tapsel mencapai sekitar 700 unit.
Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan dan perlindungan warga terdampak banjir bandang, agar masyarakat tetap dapat menjalani kehidupan dengan layak selama masa pemulihan.*
(dh)