ACEH TIMUR — Jembatan Bailey di Gampong Baroh Bugeng, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, resmi rampung dibangun, Jumat, 16 Januari 2026.
Infrastruktur darurat ini mengembalikan akses warga antara Baroh Bugeng dan Peulawi yang sebelumnya terputus akibat banjir pada akhir November 2025.
Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Aceh, Muthalamuddin, mengatakan jembatan sepanjang 13 meter dan lebar 4 meter ini dibangun dengan dukungan Kementerian Pertahanan serta pengerjaan oleh prajurit TNI.
Baca Juga: Aceh Timur Kembali Siaga! 7 Kecamatan Terendam Banjir Luapan, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter "Semoga terbangunnya jembatan ini masyarakat bisa kembali beraktivitas normal, termasuk kegiatan ekonomi," ujarnya.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyebut pihaknya telah mengajukan pembangunan delapan jembatan Bailey untuk daerah rawan bencana.
Saat ini, fokus pengerjaan berada di Baroh Bugeng dan Gampong Seneubok Rambong, dengan rencana tambahan pembangunan jembatan gantung di Simpang Jernih yang menghubungkan Gampong Batu Sumbang dan Pantai Kera.
"Tidak semua lokasi memungkinkan dibangun jembatan Bailey karena kondisi konstruksi tanah. Kami terus memetakan jembatan kritis dan mengajukan bantuan ke pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur darurat dapat segera dilakukan demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat," ujar Bupati Iskandar.
Dengan rampungnya Jembatan Bailey Baroh Bugeng, warga Nurussalam dapat kembali melakukan kegiatan sehari-hari dengan lebih lancar, terutama aktivitas ekonomi dan transportasi antar-gampong.*
(mt/dh)