JAKARTA – Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap berjalan sesuai target, menyusul kunjungan perdana Presiden Prabowo Subianto ke kawasan ibu kota baru, Senin (12/1/2026).
Basuki juga mengimbau masyarakat dan investor untuk tidak meragukan kelanjutan proyek ini yang ditargetkan menjadi ibu kota politik pada 2028.
Dalam keterangan pers yang dibagikan Rabu (14/1/2026), Basuki menyampaikan bahwa kunjungan Presiden memberikan semangat bagi seluruh jajaran Otorita untuk melaksanakan tugas dan amanah percepatan pembangunan IKN.
Baca Juga: Stabilitas Anggaran Kemenag Jadi Sorotan Menag Nasaruddin Umar di Tengah Krisis Internasional "Kunjungan kerja ini selain memberi semangat kepada kami untuk melaksanakan amanah dan tugas yang diberikan dari Bapak Presiden," ujar Basuki.
Ia menambahkan, masyarakat dan investor tidak perlu ragu terkait kelanjutan pembangunan IKN.
Basuki menegaskan, percepatan pembangunan fasilitas legislatif dan yudikatif menjadi fokus utama.
Pemerintah menargetkan gedung-gedung tersebut rampung pada 2028, seiring visi IKN menjadi pusat pemerintahan baru.
Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut, selama kunjungan, Presiden Prabowo menerima paparan mengenai progres pembangunan IKN dari Ketua Otorita IKN dan sejumlah menteri.
Menurut Pras, Presiden memberikan koreksi terkait desain dan fungsi fasilitas untuk memastikan percepatan proyek sesuai rencana.
"Bapak Presiden memberikan penekanan untuk percepatan proses pembangunan fasilitas legislatif dan yudikatif yang diharapkan selesai pada tahun 2028," kata Pras.
Koreksi yang diberikan sifatnya teknis dan bersifat perbaikan demi kelancaran proyek.
Otorita IKN juga menegaskan komitmen mereka untuk melaksanakan amanah Presiden sebagaimana diatur dalam Perpres 79 Tahun 2025.