PAPUA PEGUNUNGAN – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memulai agenda kerja pagi ini dengan kunjungan ke Pasar Potikelek, Papua Pegunungan, Rabu (14/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wapres terlihat berinteraksi hangat dengan para pedagang dan meninjau potensi ekonomi lokal.
Gibran disambut antusias oleh warga. Sebagai simbol penghormatan terhadap kearifan lokal, ia mengenakan topi, tas noken, dan ikat kepala burung Kasuari khas Papua sepanjang kunjungannya.
Baca Juga: Rupiah Dekati Rp17.000, Menkeu: Enggak Usah Takut, Dua Minggu ke Depan Bakal Menguat Kunjungan Wapres bukan sekadar seremonial. Ia menyempatkan diri berdialog langsung dengan kelompok mama-mama Papua, yang menjadi tulang punggung pasar tradisional ini.
Koordinator mama-mama Pasar Potikelek, Meri Walela, menyampaikan harapannya agar pemerintah memberikan dukungan modal usaha bagi pedagang lokal.
"Kita yang ada di sini, kita minta anak, minta modal untuk kita jualan di pasar ini," kata Meri, disambut anggukan setuju oleh rekan-rekannya.
Keluhan senada juga datang dari pedagang pria yang meminta bantuan modal usaha.
Menanggapi permintaan tersebut, Gibran memberikan kepastian akan bantuan pemerintah dan menanyakan sejak kapan pedagang mulai berjualan, menunjukkan ketertarikan dan perhatian yang tulus terhadap kesejahteraan mereka.
Tak hanya mendengar aspirasi, Wapres Gibran juga membeli berbagai produk lokal, mulai dari sayur-mayur, ikan segar, hingga kerajinan tangan noken.
Ia tampak terkesan mengetahui proses pembuatan noken yang seluruhnya dilakukan manual, tanpa mesin. Satu buah noken berkualitas tinggi bahkan dibanderol hingga Rp1 juta.
"Yang baju ini bikinnya setahun karena ini enggak pake mesin, tetapi pakai tangan. Kalau yang ini dua bulan," jelas salah satu mama Papua kepada Wapres.
Gibran pun memerintahkan stafnya untuk membeli produk tersebut.