BANDA ACEH – Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah melakukan kunjungan ke Aceh Tamiang sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, khususnya guru dan siswa TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA).
Kunjungan ini berlangsung pada Senin (12/1/2026) dan melibatkan rombongan pimpinan pusat serta Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Aceh.
Rombongan yang dipimpin Ketua Umum PP Aisyiyah, Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes., mengunjungi sejumlah lembaga Aisyiyah, termasuk TK ABA Kecamatan Rantau, TK ABA Sriwijaya, TK ABA Kuta Lintang, dan Klinik Aisyiyah.
Baca Juga: Kak Na Kunjungi Pengungsian Aceh Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak Pasca Bencana Kedatangan mereka disambut hangat oleh para guru dan siswa di setiap lokasi.
Dalam pengarahan di Masjid Taqwa Muhammadiyah Aceh Tamiang, Salmah Orbayinah memberikan motivasi kepada guru, pimpinan PDA Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, dan PDA Bener Meriah, serta masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kesabaran, menjaga semangat, memperkuat keimanan, serta melaksanakan ibadah sebagai sumber kekuatan dalam menghadapi bencana.
"Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian PP Aisyiyah terhadap guru dan siswa yang terdampak bencana di Aceh Tamiang. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan dukungan, semangat, dan motivasi agar mereka terus bangkit dan melangkah maju," ujar Salmah Orbayinah.
Ketua PW Aisyiyah Aceh, Hj. Ashraf, menyampaikan apresiasi atas perhatian PP Aisyiyah dan menegaskan bahwa kunjungan ini memperkuat sinergi antara Aisyiyah dan masyarakat Aceh Tamiang dalam upaya pemulihan pascabencana.
Selain memberikan motivasi, PP Aisyiyah juga mengadakan kegiatan psikososial bagi para guru terdampak bencana.
Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan moral dan penguatan psikologis agar guru tetap dapat menjalankan tugas mengajar di tengah kondisi sulit.
Dalam kesempatan yang sama, PP Aisyiyah menyalurkan bantuan berupa school kit, kitchen kit, paket perlengkapan menggambar, crayon, buku gambar, dan pensil warna untuk warga dan sekolah terdampak bencana.
Kunjungan ini diharapkan memberikan semangat baru bagi guru dan siswa, sekaligus mempererat hubungan Aisyiyah dengan masyarakat Aceh Tamiang dalam menghadapi fase pemulihan pascabencana.*