MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyiapkan tambahan anggaran untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di provinsi tersebut.
Anggaran ini dialokasikan untuk pembangunan 200 unit rumah dengan nilai sekitar Rp 60 juta per unit.
"Yang dari provinsi tadi total yang tambahan saja 200 unit rumah senilai satu rumahnya Rp 60 juta, tergantung dari kabupaten yang akan mengajukan," kata Bobby Nasution, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: BNPB Targetkan Korban Bencana di Sumut Masuk Huntara Sebelum Ramadan Bobby menambahkan, jika batas waktu tertentu belum ada kabupaten atau kota yang mengajukan permintaan tambahan rumah, anggaran tersebut akan dialihkan untuk mendukung program hunian tetap BNPB.
Dengan skema ini, sebagian rumah dapat memperoleh bantuan hingga Rp 70-75 juta per unit, dengan total anggaran sekitar Rp 12 miliar.
Sebelumnya, Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan terdapat 5.951 unit hunian tetap dan 1.049 hunian sementara (Huntara) yang sedang dibangun untuk korban bencana di Sumatera Utara.
Huntap dibangun dengan sistem relokasi terpusat maupun mandiri, sementara Huntara ditargetkan selesai sebelum puasa tahun ini.
"Per hari ini hunian tetap yang akan dibangun di seluruh Sumatera Utara ada 5.951 unit, rata-rata sudah berjalan sekitar 20 persen. Target akhir Januari atau sebelum puasa, masyarakat sudah bisa menempati Huntara dan sebagian Huntap," kata Suharyanto.
Saat ini pembangunan Huntara sedang diajukan oleh tiga kabupaten, yakni Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Sedangkan kabupaten/kota lainnya yang terdampak bencana mendapatkan dana pengungsian.*
(ds/dh)