JAKARTA — Akademikus dan pengamat politik Rocky Gerung turut hadir dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke‑53 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang digelar di Beach City International Stadium, Sabtu (10/1/2026) malam.
Acara tersebut sekaligus menjadi pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai, yang dihadiri oleh tokoh politik, kader partai, dan sejumlah pihak non‑parpol.
Dalam kesempatan itu, Rocky memberi komentar positif terhadap isi pidato Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang dinilainya mengangkat isu lebih luas ketimbang sekadar soal politik praktis.
Baca Juga: Megawati: Undang-Undang dan Regulasi Beri 'Karpet Merah' Percepat Deforestasi dan Perampasan Tanah Menurut Rocky, Megawati justru memilih untuk membahas isu politik global, kedaulatan negara, perlindungan lingkungan, dan persahabatan antarbangsa di hadapan para kader.
"Ada tiga hal utama yang disampaikan Ibu Megawati: politik global soal Venezuela dan kedaulatan, merawat lingkungan hidup, serta solidaritas kemanusiaan," ujar Rocky, usai mengikuti rangkaian acara di stadium.
Rocky mencatat pidato Megawati diawali dengan sorotan pada situasi politik internasional, termasuk menyinggung intervensi terhadap Venezuela, yang menurutnya menjadi simbol penting dalam menegaskan hak setiap negara atas kedaulatannya.
Selanjutnya, Megawati disebut menekankan urgensi menjaga lingkungan hidup sebagai bagian dari perjuangan kemanusiaan dan masa depan generasi muda.
Lebih jauh, Rocky mengapresiasi cara Megawati mengemas pidato tersebut sebagai refleksi isu peradaban serta pesan moral yang dinilainya relevan di tengah berbagai tantangan global saat ini.
"Saya gembira dapat mendengarkan hal yang jernih, tulus, dan berani," tambahnya.
Pidato Megawati sendiri menjadi sorotan publik karena keluar dari ekspektasi tradisional pidato politik dalam acara partai, dan justru mengangkat perspektif yang lebih luas mencakup hubungan internasional dan lingkungan.*
(cn/ad)